Pages
About
Blog yang berisi cerita tentang para penemu dari seluruh dunia.
Diberdayakan oleh Blogger.
Robert Boyle
Sebelum penemuan metanol oleh Boyle pada tahun 1661, ilmu pengetahuan
pada masa itu masih dikuasai oleh teori Aristoteles yang hidup tahun
384-322 SM. Menurut teori pemikir dari Sragira, Yunani Kuno ini, dalam
alam hanya ada empat mcam unsur, yakni tanah, udara, api, dan air.
Sedangkan menurut pemikir Yunani lainnya yang hidup setelah
Aristoteles, yaitu Paracelsus (tahun 1493 - 1541), dalam alam hanya
ada tiga unsur dasar, yaitu garam, sulfur, dan merkuri. Dengan
ditemukannya metanol, Boyle turut memperkaya pendapat dua pemikir
terdahulu yang amat di segani di dunia ilmu pengetahuan tersebut.
Metanol adalah cairan jernih berwarna biru pudar, menyala, dan, sangat
beracun. Cairan ini terbentuk dari proses penyulingan tumbuhan yang
membusuk atau bisa juga dibuat dari gas air, yakni gas yang diperoleh
bila batubara yang berpijar bereaksi dengan uap. Metanol berguna
sebagai pelarut, bahan pokok untuk pembuatan plastik, bahan bakar
motor, dan lainnya.
Setahun setelah penemuan metanol itu, yakni pada tahun 1662, Boyle
melaporkan sifat penemuannya kepada Royal Society, kemudian laporan
ini dijadikan "Hukum Boyle".
Boyle lahir di Lismore, wilayah Waterford, Irlandia, pada tanggal 25
Januari 1627. Berkat penyelidikannya terhadap sifat-sifat gas serta
pandangannya terhadap benda sebagai sel yang hidup, ia dianggap
sebagai pelopor toeri modern tentang unsur-unsur kimia. Ia anak ke 14
dari sebuah keluarga kaya dan berpengaruh.
Ketika usia 8 tahun ia bersekolah di Eton College. Sejak tahun 1639
hingga 1655, ia dibimbing soerang guru pribadisambil berkelana di
seantero benua Eropa, terutama diseputar wilayah Swiss yang terkenal
dengan pegunungan Alpen serta danau-danaunya yang indah permai. Tahun
1645 hingga 1655 Boyle bermukim di Dorset, kawasan Inggris selatan. di
tempat ini ia mulai mengerjakan eksperimen ilmiah sambil menggarap
tulisan yang mengulas masalah moral. Pada masa itu ia termasuk ilmuwan
yang disegani dan tidak hanya pakar di bidang ilmiah, tetappi juga
menguasai ilmu kearifan. Tidak heran jika ia juga dikenal sebagai
filsuf/pemikir, pecinta seni, dan humanis berwibawa.Salah satu
tulisannya dianggap mengilhami penembaraan Gulliver, sebuah karya
besar sastra Inggris yang ditulis oleh Jonathan Swift pada tahun 1726
yang isinya mengkritik perilaku manusia dan masyarakatnya. Sungguh
Inggris memiliki warga pilihan yang bisa saling memperkaya pengetahuan
seperti mereka ini.
Pada tahun 1656-1668, Boyle bermukim di lingkungan Universitas Oxford,
salah satu Universitas tertua di Eropa yang didirikan pada abad abad
ke 12. Disini ia menjadi asisten Robert Hooke, seorang ilmuwan yang
membantunya membuat sebuah pompa udara. Saat mengerjakan pompa inilah
ia menyadari kemungkinan-kemungkinan ilmiah yang bisa digalinya dari
alat tersebut. Ia mempelopori peragaan sifat-sifat udara serta
peranannya dalam pembakaran, pernapasan dan pengantaran suara. Semua
ini menuntunya melakukan penemuan bersejarah selanjutnya. Sebagai
seorang yang sangat dekat kepada Tuhan, ia yakin jiwa manusia lebih
dari jasmaninya. Ia wafa tanggal 30 Desember 1691 di London.
pada masa itu masih dikuasai oleh teori Aristoteles yang hidup tahun
384-322 SM. Menurut teori pemikir dari Sragira, Yunani Kuno ini, dalam
alam hanya ada empat mcam unsur, yakni tanah, udara, api, dan air.
Sedangkan menurut pemikir Yunani lainnya yang hidup setelah
Aristoteles, yaitu Paracelsus (tahun 1493 - 1541), dalam alam hanya
ada tiga unsur dasar, yaitu garam, sulfur, dan merkuri. Dengan
ditemukannya metanol, Boyle turut memperkaya pendapat dua pemikir
terdahulu yang amat di segani di dunia ilmu pengetahuan tersebut.
Metanol adalah cairan jernih berwarna biru pudar, menyala, dan, sangat
beracun. Cairan ini terbentuk dari proses penyulingan tumbuhan yang
membusuk atau bisa juga dibuat dari gas air, yakni gas yang diperoleh
bila batubara yang berpijar bereaksi dengan uap. Metanol berguna
sebagai pelarut, bahan pokok untuk pembuatan plastik, bahan bakar
motor, dan lainnya.
Setahun setelah penemuan metanol itu, yakni pada tahun 1662, Boyle
melaporkan sifat penemuannya kepada Royal Society, kemudian laporan
ini dijadikan "Hukum Boyle".
Boyle lahir di Lismore, wilayah Waterford, Irlandia, pada tanggal 25
Januari 1627. Berkat penyelidikannya terhadap sifat-sifat gas serta
pandangannya terhadap benda sebagai sel yang hidup, ia dianggap
sebagai pelopor toeri modern tentang unsur-unsur kimia. Ia anak ke 14
dari sebuah keluarga kaya dan berpengaruh.
Ketika usia 8 tahun ia bersekolah di Eton College. Sejak tahun 1639
hingga 1655, ia dibimbing soerang guru pribadisambil berkelana di
seantero benua Eropa, terutama diseputar wilayah Swiss yang terkenal
dengan pegunungan Alpen serta danau-danaunya yang indah permai. Tahun
1645 hingga 1655 Boyle bermukim di Dorset, kawasan Inggris selatan. di
tempat ini ia mulai mengerjakan eksperimen ilmiah sambil menggarap
tulisan yang mengulas masalah moral. Pada masa itu ia termasuk ilmuwan
yang disegani dan tidak hanya pakar di bidang ilmiah, tetappi juga
menguasai ilmu kearifan. Tidak heran jika ia juga dikenal sebagai
filsuf/pemikir, pecinta seni, dan humanis berwibawa.Salah satu
tulisannya dianggap mengilhami penembaraan Gulliver, sebuah karya
besar sastra Inggris yang ditulis oleh Jonathan Swift pada tahun 1726
yang isinya mengkritik perilaku manusia dan masyarakatnya. Sungguh
Inggris memiliki warga pilihan yang bisa saling memperkaya pengetahuan
seperti mereka ini.
Pada tahun 1656-1668, Boyle bermukim di lingkungan Universitas Oxford,
salah satu Universitas tertua di Eropa yang didirikan pada abad abad
ke 12. Disini ia menjadi asisten Robert Hooke, seorang ilmuwan yang
membantunya membuat sebuah pompa udara. Saat mengerjakan pompa inilah
ia menyadari kemungkinan-kemungkinan ilmiah yang bisa digalinya dari
alat tersebut. Ia mempelopori peragaan sifat-sifat udara serta
peranannya dalam pembakaran, pernapasan dan pengantaran suara. Semua
ini menuntunya melakukan penemuan bersejarah selanjutnya. Sebagai
seorang yang sangat dekat kepada Tuhan, ia yakin jiwa manusia lebih
dari jasmaninya. Ia wafa tanggal 30 Desember 1691 di London.
Langganan:
Komentar (Atom)



